Tampilkan postingan dengan label perenungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perenungan. Tampilkan semua postingan
Rabu, 02 Juli 2014
JATI DIRI BUKAN HANYA EKSISTENSI TAPI JUGA BERBAGI
Perjalanan waktu akan memberikan kita pendewasaan dalam berfikir,bertindak,dan juga bersosialisasi.Bukan hanya mengenai identitas,keberadaan,tapi juga kebergunaan kita terhadap sekitar,dan juga memberikan kemanfaatan yang hakiki,sebagai perwujuddan,kita sebagai makhluk sosial.Ego,kadang juga menjadi penghalang kita dalam memandang hidup dan sekitarran,kita merasa menjadi orang yang "WAH" apabila kita punya harta,kuasa,dan berbagai gelimang kejayaan,tanpa berfikir bahwa itu hanya titipan.Kalau hanya berkata bahwa hidup "gue" itu bisa kok tanpa "loe",mereka tidak menyadari bahwa tanpa orang lain,kita tidak akan bisa.Tidak akan bisa dari berbagai kegiatan,maupun pemenuhan kebutuhan kita.
Mengerti itu,lebih baik,daripada hanya ingin dimengerti,karena ketika kita mengerti,kita bisa menempatkan diri,tanpa melukai dan menyinggung orang lain.Hargai orang lain,kalau kita ingin bisa di hargai orang lain,karena semuanya ada timbal baliknya,jangan hanya memaksa hak kita ,tapi,juga tunaikan kewajibban kita,bijaklah bertindak dan berfikir,karena manusia,lebih tinggi derajatnya,dan juga mendapatkan amanat untuk menjaga alam semesta.Manusia baik,insya alah semuanya baik.
Sabtu, 25 Desember 2010
Kerendahan hati vs Penyakit hati
Malam belum terlalu larut,suara gemuruh dan kilatan petir seolah-olah menambah kesunyian di malam itu.Sesosok pemuda lajang berusaha memejamkan mata untuk merehatkan pikiran dan badan yang seharian sudah terkuras menjalani aktivitas seharian.Jam di kamar menunjukkan pukul setengah dua belas malam.Bukan waktu yang biasa sampai jam tersebut Pemuda tadi sebut saja Agung belum bisa tidur pulas alias memejamkan mata.Mungkin Agung masih memikirkan dan terngiang-ngiang dengan kejadian tadi sore,kejadian dimana dia diuji kesabarannya,kejadian dimana membuka memori semasa sekolah dulu.Sepele sih,cuman Agung menegur seorang tetangga yang secara kebetulan dekat dengan rumahnya tapi malah memberikan reaksi yang negatif alias mengumpat-umpat pada dirinya.Sebagai seorang yang masih muda dan tidak ingin dianggap tidak menghargai orang yang lebih tua,maka perasaan empet dihati itu tidak dituangkan dengan tindakan yang eksplosif terhadap orang tersebut.Memang orang tersebut mempunyai rekam jejak yang jelek di memori otak seorang Agung.Agung memang seorang anak yang tidak berpunya tapi walau tidak berpunya juga tidak harus dipandang sebelah mata orang lain juga kan.Pernah suatu ketika waktu si Agung masih duduk di bangku SMA dicemburui sama orang tua temannya.Dicemburui disini merujuk pada tingkah si Agung yang ga terlalu neko-neko,serta mau legowo dengan kondisi orang tuanya yang ga berpunya.Sedangkan temannya tadi berbuat keonaran dan membingungkan orang tua di sekolahnya.Mungkin itu juga yang sampai sekarang perasaan iri orang tua temannya Agung masih ada.Agung bukan merasa pingin balas dendam,tapi hanya pingin meredam dan jangan sampai kena penyakit hati sehingga dapat mencapai kerendahan hati yang hakiki.
Rabu, 24 November 2010
Pertanyaan dalam hidup kita
Siapa sih kita?,kenapa kita ada disini?,apa tujuan hidup kita?,untuk apa sih kita hidup?,bermaknakah hidup kita.Berbagai macam pertanyaan yg datang dlm hidup kita,semua orang pasti bingung dan bertanya2 di dalam diri sendiri,mengapa,apa,bagaimana dan berbagai pertanyaan,yg sering muncul pada diri kita mengenai makna hidup dalam diri kita.Beberapa pertanyaan diatas akan saya uraikan satu persatu jawabannya.
1.Siapa sih kita.
Dimasa remaja kita sering bertanya siapa sih kita,kok q gini ya,kok yg lain banyak cwek kok gw lum pny ya,mngkin itu slh satu uneg2 yg sering muncul pabila kita ada dlm situasi "down" atau bimbang.Pertanyaan siapa sih kita disini jg bisa dimaknai sbg seorang makhluk allah yg sangat sempurna dimana kita punya kemampuan untuk berbuat sesuatu yg tdk bisa dilakukan oleh makhluk ciptaan allah yang lain.Jadi lakukan semua kegiatan yang positif dan gali trs potensi dan kemampuan diri anda.
2.Kenapa kita ada disini.
Kita hidup,bkn hanya hidup doank,kita hidup harus membuat sebuah planning yg jelas,dmana planning kita bisa menjadi acuan buat kita kedepan.Jadi,buat planning prioritas anda,apa yg ingin anda lakukan dlm 1hari ke depan,1 minggu ke depan,1 bulan depan,sampai jangka 5 tahun ato 10 tahun ke depan.
3.Apa tujuan hidup kita.
Tujuan hidup kita adalah berbuat yg terbaik thd semua makhluk ciptaanNYA.Tidak peduli apa profesi anda,aktifitas anda,hobi anda,status anda,karena allah memandang seseorang dr amal perbuatannya.
4.Untuk apa kita hidup.
Kita hdp adalah suatu"GIVE"yg sangat besar buat kita,dan kita merupakan pemenang,karena lebih dr bermilyar2 sperma orang tua kita,kita adlh pemenangnya.Jadi,kita hidup adlh untuk memberikan yg terbaik buat kita dan orang lain.
5.Pemaknaan hidup kita.
Maknailah hdp kita,dgn hal yg positif dan berbuatlah yg terbaik di segala hal.
Demikian beberapa hal pertanyaan yg datang dalam diri kita,semoga bisa menjadi referensi bg agan2 semua.Sudi kiranya tinggallin komentar y gan,biar jalir silaturrahmi.
1.Siapa sih kita.
Dimasa remaja kita sering bertanya siapa sih kita,kok q gini ya,kok yg lain banyak cwek kok gw lum pny ya,mngkin itu slh satu uneg2 yg sering muncul pabila kita ada dlm situasi "down" atau bimbang.Pertanyaan siapa sih kita disini jg bisa dimaknai sbg seorang makhluk allah yg sangat sempurna dimana kita punya kemampuan untuk berbuat sesuatu yg tdk bisa dilakukan oleh makhluk ciptaan allah yang lain.Jadi lakukan semua kegiatan yang positif dan gali trs potensi dan kemampuan diri anda.
2.Kenapa kita ada disini.
Kita hidup,bkn hanya hidup doank,kita hidup harus membuat sebuah planning yg jelas,dmana planning kita bisa menjadi acuan buat kita kedepan.Jadi,buat planning prioritas anda,apa yg ingin anda lakukan dlm 1hari ke depan,1 minggu ke depan,1 bulan depan,sampai jangka 5 tahun ato 10 tahun ke depan.
3.Apa tujuan hidup kita.
Tujuan hidup kita adalah berbuat yg terbaik thd semua makhluk ciptaanNYA.Tidak peduli apa profesi anda,aktifitas anda,hobi anda,status anda,karena allah memandang seseorang dr amal perbuatannya.
4.Untuk apa kita hidup.
Kita hdp adalah suatu"GIVE"yg sangat besar buat kita,dan kita merupakan pemenang,karena lebih dr bermilyar2 sperma orang tua kita,kita adlh pemenangnya.Jadi,kita hidup adlh untuk memberikan yg terbaik buat kita dan orang lain.
5.Pemaknaan hidup kita.
Maknailah hdp kita,dgn hal yg positif dan berbuatlah yg terbaik di segala hal.
Demikian beberapa hal pertanyaan yg datang dalam diri kita,semoga bisa menjadi referensi bg agan2 semua.Sudi kiranya tinggallin komentar y gan,biar jalir silaturrahmi.
Kamis, 28 Oktober 2010
Dibalik larangan orang tua
Dulu masih kecil tak begitu banyak kita tahu,mau melakukan tindakan yg sebenarnya buat kta ga terlalu bahaya,tetapi dilarang karena kekhawatiran yg brlebihan,kalau terjadi suatu hal yg menurut mereka bahaya.Menginjak remaja,kekangan dan larangan semakin kuat terhadap kita,mulai dari larangan inilah,itulah,apalah,dan"LAH2" yg lain.Menginjak dewasa di awal2 20an,kta baru sadar,o ini ya yg dimaksudkan sejak dulu,larangan2 yg diberikan ato tepatnya jg disebutSARAN ORANG TUA.Gue jg menganggap memang benar sih apa yg dikatakan orang tua waktu kta masih kecil,tp kadang2 larangan trsbt sampai kelewat batas,bahkan sampai memberikan efek trauma yg berkepanjangan.Memang setiap orang tua lain2 dalam mendidik anak mereka,tp alangkah baiknya kalau setiap orang tua punya pemahaman yg mendalam,mengenai mendidik anak mereka.Sehingga bisa memberikan kemandirian anak tersebut di masa depan.Pengalaman memang tidak selalu mengasikkan,tetapi pendewasaan kita dalam menghadapi hidup,dan kecintaan kita pada allah adalah suatu hal yang hakiki.
Jumat, 02 Juli 2010
titik terendah
kehidupan memang unik,tak seorang pun yang bisa menebak dan meramalkan secara pasti apa yang akan terjadi di masa depan.Orang menganggap kalau seorang peramal bisa menebak secara pasti nasib dan takdir seseorang.Sulit memang untuk menebak,bahkan tidak bisa atau mudah mendapatkan jawaban dari perkiraan tersebut.Hanya tuhan lah yang tahu dan menentukan nasib kita di kemudian hari atau juga di masa depan,hidup bagai sebuah drama atau bahkan sinetron,yang diatur oleh seorang sebuah sutradara dimana dalam kehidupan sutradara tersebut adalah tuhan,Dimana tuhan mempunyai kemampuan yang sangat lebih daripada seorang sutradara.
Langganan:
Postingan (Atom)