Saya agak tergelitik dengan iklan mie sedap dimana iklan tersebut menampilkan sosok seorang edwin lau sebagai bintangnya.Kenapa saya sampai menulis ini di dalam blog saya,karena sosok yang ditampilkan sepertinya kurang pas dan kurang mengena bagi saya apabila edwin lau menjadi sosok atau ikon iklan mie sedap.
kenapa demikian? Soalnya seorang edwin lau cocoknya menjadi iklan produk yang ada hubungannya dengan dunia kesehatan,kok bisa,sebab dari segi fisik sudah sangat mumpuni untuk menjadi ikon dari produk kesehatan,di dukung pula dengan prestasinya dalam ajang mr.Indonesia tahun 2007 sebagai runner up.Memang edwin lau juga merupakan seorang chef,kalau saya menyebut sebagai healthy chef,karena setiap hidangan yg dihidangkan dalam setiap acara yg dia bawakan di salah satu stasiun tv swasta nasional yaitu metro tv, dimana dia menghidangkan makanan yang notabene makanan yang sehat dan seimbang.
Nah dari itu kayaknya lebih cocok edwin lau menjadi bintang iklan yang ada hubungannya dengan produk kesehatan dan hal yg berhubungan dengan olahraga.Soalnya saya juga menganggap sosok edwin lau sosok yang punya brand awarness yang kuat apabila dia menjadi ikon produk kesehatan.
Penulis tidak bermaksud terlalu lebay dalam menanggapi iklan tersebut,tapi memberikan kritik yang membangun buat edwin lau dan mie sedap,dan juga penulis merupakan orang yang mengadopsi gaya hidup sehat seorang edwin lau.Terima kasih telah membaca, Salam sehat.
Tampilkan postingan dengan label sekitar kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekitar kita. Tampilkan semua postingan
Senin, 28 Februari 2011
Selasa, 04 Januari 2011
Adipura Yang Gak Berpengaruh.
Adipura merupakan penghargaan bagi kota yang bersih.Mulai dari lingkungan perumahan,pemerintahan bahkan sampai tempat pembuangan akhir alias TPA.Berbagai kriteria yang dipersyaratkan oleh pemerintah membuat berbagai PEMDA,PEMKAB,PEMKO berlomba-lomba untuk mendapatkan penghargaan tersebut.Penghargaan yang memberikan"prestise" tersendiri buat mereka.Di balik semua itu terbersit pertanyaan menggelitik di hati saya,"emang ngaruh?"gumam ku.Kenapa sampai terbersit seperti itu,sebab banyak kota yang mendapatkan Adipura ujung-ujungnya kembali kotor dan jorok kondisi lingkungannya.
Ironis memang,baru awal-awal penilaian Adipura pemerintah daerah seolah-olah berlomba bersolek dan mempercantik diri dengan harapan bisa mendapatkan penghargaan Adipura tersebut.Unik sih kalau awal-awal penilaian, pemerintah memberikan larangan terhadap berbagai pengotoran.Mulai dari penugasan pegawai-pegawai DISKIMPRAS setiap hari membersihkan jalan,menyapu daun-daun berguguran,pengecatan ulang marka jalan,penambahan lampu-lampu taman,pemasangan umbul-umbul dan berbagai atribut yang bisa mendukung dan menyukseskan perolehan Adipura.
Awal memang bersih banget,seolah-olah daun jatuh satu saja tidak kelihatan.Tempat sampah yang tadinya kotor,kusam,lusuh dan bau sehingga banyak lalat datang tidak tampak lagi sekarang.Yang tampak hanya kebersihan dan bau yang tak lagi menyengat karena petugas kebersihan setiap saat dengan rajinnya membersihkan sampah tersebut dengan teratur.
Awal memang awal,apakah akhir akan seperti awal,Oh belum tentu.Euforia Adipura hanya berlangsung di awal-awal tapi apabila sudah selesai penilaiannya pasti akan kembali seperti semula yang kotor dimana-mana.Adipura memang perlu,tapi yang diperlukan adalah kesadaran warga dalam menjaga kebersihan.
Ironis memang,baru awal-awal penilaian Adipura pemerintah daerah seolah-olah berlomba bersolek dan mempercantik diri dengan harapan bisa mendapatkan penghargaan Adipura tersebut.Unik sih kalau awal-awal penilaian, pemerintah memberikan larangan terhadap berbagai pengotoran.Mulai dari penugasan pegawai-pegawai DISKIMPRAS setiap hari membersihkan jalan,menyapu daun-daun berguguran,pengecatan ulang marka jalan,penambahan lampu-lampu taman,pemasangan umbul-umbul dan berbagai atribut yang bisa mendukung dan menyukseskan perolehan Adipura.
Awal memang bersih banget,seolah-olah daun jatuh satu saja tidak kelihatan.Tempat sampah yang tadinya kotor,kusam,lusuh dan bau sehingga banyak lalat datang tidak tampak lagi sekarang.Yang tampak hanya kebersihan dan bau yang tak lagi menyengat karena petugas kebersihan setiap saat dengan rajinnya membersihkan sampah tersebut dengan teratur.
Awal memang awal,apakah akhir akan seperti awal,Oh belum tentu.Euforia Adipura hanya berlangsung di awal-awal tapi apabila sudah selesai penilaiannya pasti akan kembali seperti semula yang kotor dimana-mana.Adipura memang perlu,tapi yang diperlukan adalah kesadaran warga dalam menjaga kebersihan.
Langganan:
Postingan (Atom)